Terbongkar! Suami Gelisah Selama Lockd0wn, Bukan Mikir Kerj4, Tapi Is-tri ke Dua

Landasan pernikahan adalah kesetiaan dan kejujuran agar rumah tangga bisa bertahan sampai dipisahkan maut.

Namun, kehadiran orang ke tiga di dalam sebuah rumah tangga akan mendatangkan bencana yang tak terduga.

Sementara pengkhianatan yang dilakukan pasangan akan meninggalkan luka yang dalam dan sulit sembuhnya.


Gambaran rumah tangga seperti di atas dibagikan oleh pengacara terkenal Malaysia Ahmad Fedtri Yahya dalam bentuk cerita dan puisi.

Melalui Instagram, Ahmad menceritakan keterkejutan seorang istri mengetahui suaminya menikah diam-diam dengan wanita lain selama 10 bulan.

Pengakuan Mengejutkan Usai Sholat Subuh
Rahasia mulai terbongkar apabila dia melihat suaminya resah dan gelisah sepanjang lockdown yang disebut PKP di Malaysia.

Jadi, menurut si istri, sang suami terlihat selalu gelisah selama lockdown ini bukan karena memikirkan perusahaan dan nasib karyawan.

" Pada 20 April 2020, selepas sholat Subuh berjamaah, dia mengaku terus terang bahwa dia telah menikah dengan wanita lain dalam 10 bulan terakhir," tutur si istri.

Napas Seolah Terhenti, Lidah Jadi Kelu
Si istri merasa seperti disambar petir ketika suami membuat pengakuan mengejutkan tersebut di saat lockdown diberlakukan.

" Napas saya seolah berhenti. Lidah ini terasa kelu. Saya tak bisa berkata apa-apa. Sementara pikiran melayang tak karuan," kata si istri.

Jika Tak Ada Lockdown..
Bagi si istri, ini mungkin salah satu hikmah diberlakukan lockdown. Pembatasan sosial yang panjang telah memaksa suami yang gelisah untuk membuat pengakuan.

" Mungkin jika tidak ada lockdown ini, saya tidak akan tahu. Suami akan selalu alasan kerja ke luar kota atau ada aktivitas weekend kantor padahal pulang ke 'rumah' satunya," ujar si istri.

Sudah dua minggu lebih sejak pengakuan suaminya tapi si istri masih belum percaya hal itu bisa terjadi kepadanya.

0 Response to "Terbongkar! Suami Gelisah Selama Lockd0wn, Bukan Mikir Kerj4, Tapi Is-tri ke Dua"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel